Api Lalap Rumah di Desa Pinang Belarik

Warga bergotong-royong membersihkan puing rumah yang terbakar di Desa Pinang Belarik, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, Rabu (5/12/2018).

“Ada api yang menyala besar lalu kita keluar rumah memberitahu warga lainnya melalui toa masjid sehingga warga beramai – ramai membantu memadamkan api dengan alat seadanya”

PALUGADANEWS.COM, MUARA ENIM— Sebuah rumah semi permanen di Dusun 2, Desa Pinang Belarik, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim habis dilalap si jago merah, Rabu (05/12/2018), sekitar jam 08.20 WIB.

Rumah tersebut ditempati dua keluarga yaitu Batamudin (58) dan adiknya Wanto (51) yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, itu api mulai menjalar pada bagian atas kamar belakang rumah tersebut.


Berita Lain:


“Ada api yang menyala besar lalu kita keluar rumah memberitahu warga lainnya melalui toa masjid sehingga warga beramai – ramai membantu memadamkan api dengan alat seadanya,” terang Aman (37) warga setempat.

Karena rumah panggung tersebut terbuat dari kayu, tak lama habis dilalap api. Sementara mobil pemadam kebakaran dari Dinas PBK Muara Enim baru tiba setelah beberapa menit kemudian.

“Sekitar 30 menit kemudian 3 unit mobil PBK dari Pemkab Muara Enim dan tim dari PLN Muara Enim tiba di lokasi tetapi api sudah padam dan mobil PBK hanya menyirami sisa-sisa kebakaran saja karena rumah tersebut sudah ludes dilalap api,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Yuwono melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanto menerangkan, kebakaran tidak mengakibatkan korban jiwa.

Namun pemilik rumah mengalami kerugian berupa uang tunai masing-masing Rp 30 juta milik Batamudin dan Rp 4 juta milik Wanto yang disimpan dalam lemari hangus terbakar.

“Akibat kejadiaan ini kedua korban mengalami kerugiaan uang tunai berjumlah Rp 34 juta, beserta barang-barang berharga lainya yang ada dibagian atas dan bawah rumah, tidak ada yang bisa diselamatkan,”terang Feryanto.

Selain rumah korban, apiĀ  juga menyambar rumah yang berada di sisi kiri dan kanannya milik Arniati (45) dan Musminah (60) yang mengakibatkan kerusakan ringan pada dua rumah tersebut.

“Selain rumah korban terdapat dua rumah lainnya yang juga mengalami kerusakan akibat bencana kebakaran ini. Sedangkan penyebabnya untuk sementara dapat kita simpulkan akibat dari hubungan arus pendek listrik,” tutupnya.