KPK Minta Penyaluran Dana Desa Tepat Sasaran

Foto: Repub;ika

Foto: Republika

PALUGADANEWS.COM, PALEMBANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) minta agar penyaluran dana desa harus tepat sasaran atau disalahgunakan terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Baca Juga: Menteri Marwan: Dana Desa Jangan Digunakan Membeli Kendaraan Dinas)

Hal ini berkaca pada Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat pedesaan lalu banyak dana yang tidak tepat sasaran, kata Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan usai sosialisasi pencegahan korupsi penyaluran dana desa di Palembang, Selasa.

(Baca Juga: BKN Temukan 57 Ribu PNS Berstatus Misterius)

Menurut dia, tahun lalu PNPM banyak dana yang tidak dimafaatkan karena masyarakat khawatir bisa saja akan berurusan dengan hukum.

Oleh karena itu penyaluran dana desa ini perlu dipikirkan secara baik supaya tetap sasaran, ujar dia. Apalagi dana desa antara lain untuk pemberdayaan masyarakat sehingga pembangunan yang dilaksanakan sesuai kebutuhan warga setempat, kata dia.

(Baca Juga: Peraturan Baru Menakertran, Karyawan satu Bulan Kerja Berhak Terima THR)

Namun, lanjut dia, dibalik itu semua penyalurannya harus sesuai prosedur sehingga tidak menyalahi aturan. Apalagi dana desa rawan untuk diselewengkan sehingga pengawasannya juga harus lebih ketat, kata dia.

 (Baca Juga: Marwan Jafar: Mau jadi Pendamping Desa, Eks PNPM Harus Ikut Seleksi)

Sehubungan itu diminta pada bupati untuk membuka posko pengaduan supaya dana tersebut penyalurannya tepat sasaran. Hal ini karena bupatilah yang lebih dekat dalam pengawasan dana desa tersebut, kata dia.

(Baca Juga:Bank Dunia Bantu Dana Cegah Kebakaran Di Sumsel)

Menurut dia, memang penyaluran dana desa untuk kepentingan masyarakat banyak terutama untuk kesejahteraan warga setempat. Oleh karena itu melalui sosialisasi sekarang ini penyaluran dana desa akan tepat sasaran sekaligus mampu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagaimana dana desa pada 2016 ini sekitar 46,9 triliun untuk 74.574 desa di Indonesia yang penyalurannya dilaksanakan dua tahap.

 

Sumber: Antara