Lokasi Tambang Rakyat yang Terbakar Masuk IUP PTBA

Api tampak membubung di lokasi kebakaran, Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Kamis (30/3/2017) kemarin.

PALUGADANEWS.COM, MUARA ENIM —  Tambang batubara rakyat di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim yang terbakar Kamis  (30/3/2017) kemarin, merupakan wilayah IUP PT Bukit Asam.

Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD Pertambangan Regional 5 Sumsel, Kurmin, Jumat (31/3/2017) di Muara Enim.

“Berdasarkan titik kordinatnya, lokasi tambang  yang terbakar di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, masuk dalam wilayah kawasan izin usaha pertambangan (IUP) milik PT Bukit Asam, yaitu areal Tambang Bangko Tengah Blok B,” kata Kurmin.

BACA JUGA:

Terkait kejadian tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam Adib Ubadillah yang dihubungi Palugadanews.com, Jumat (31/3/2017), mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan pemadaman di lokasi tambang yang terbakar atas dasar kemanusian.

“Kita tetap memberikan bantuan pemadaman tambang liar yang terbakar tersebut atas dasar kemanusian,” ujar Adib.

Menurut Adib, lokasi tambang liar tersebut masuk dalam konsensi PTBA yakni kawasan Banko Tengah. Untuk saat ini, para penambang liar sudah cukup banyak memakai lahan tersebut,  jika dibiarkan terus menerus akan menganggu deposit PTBA.

“PTBA sudah melaporkan kepada semua pihak  yang berkepentingan terkait dengan adanya tambang liar ini, karena berada di wilayah IUP PTBA,” kata Adib.

Pihaknya berharap ke depan, semua instansi terkait bersama-sama turun dan serius untuk menyelesaikan masalah tambang liar tersebut