Pemkab Muara Enim Kunjungi PGE Lumut Balai Semende

Kunjungan Pemkab Muara Enim ke PGE Lumut Balai, Semende Darat Laut, Senin (19/8/2019).

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM – Bupati Muara Enim Ahmad Yani dan rombongan meninjau lokasi Pertamina Geothermal Energi (PGE) Lumut Balai, Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim, Senin (19/8/2019).

Dalam kunjungannya tersebut, Yani didampingi Wakil Bupati Muara Enim Juarsah, Ketua DPRD Muara Enim Aries HB dan anggota DPRD Muara Enim, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono, Kajari Muara Enim Mernawati, Kepala Dinas PUPR Ramlan Suryadi, Kadin Perdagangan Syarpudin dan Camat Semende Darat Ulu A. Fauzi.

Baca Juga:

“Kita patut bersyukur karena ini adalah rahmat dari yang maha kuasa dimana proyek pembangkit ini merupakan hasil energy geothermal dari sumber daya alam yang baru dan terbarukan yang mungkin tidak akan habis sepanjang masa,” kata Yani.

“Dengan proyek ini kami meyakini perusahaan PGE akan menjaga hutan-hutan yang ada di kawasan perusahaan. Sebab panas bumi yang kita miliki tidak terlepas dari tanaman-tanaman yang ada di sekitar karena jika tanaman yang ada di hutan tersebut habis maka bisa dipastikan panas bumi akan merosot,” ungkap dia.

Yani berharap, dengan akan beroperasinya Geothermal Lumut Balai ini akan memberikan kontribusi kepada pemerintah bangsa dan negara, khususnya bagi Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan masyarakat terutama di Semende.

“Dengan akan beroperasinya geothermal ini dapat meningkatkan ekonomi lokal dan pengembangan ekonomi kreatif. Terutama terkait penerapan tenaga kerja sebagaimana saat ini sedang di dengungkan SDM Unggul Indonesia Maju,” harap Yani,

Pimpinan Proyek PT PGE Lumut Balai, Febrianus Erydani, mengatakan target PLTP Unit 1 dan 2 dengan kapasitas masing-masing 55 MW akan beroperasi komersial pada tahun 2019 dan tahun 2021.

“Semenjak pemboran sumur ekplorasi yang di mulai pada 2008 dan sampai tanggal 28 Oktober 2018 perusahaan sudah melakukan pengeboran sebanyak 3 sumur ekplorasi, 19 sumur produksi dan 8 sumur reinjeksi untuk pengembangan PLTP Unit 1 dan 2 (2 X 55 MW ), dan 1 sumur ekplorasi untuk pengembangan PLTP Unit 3 dan 4 (2 x 55 MW ),” urainya.

Kemudian tentang usul dan saran terkait bagi hasil, produksi dan CSR, menurut dia hal tersebut sudah menjadi komitmen perusahaan dan akan dibawa menjadi bahan rapat pihaknya di Jakarta.

“Terkait penambahan daya atau tegangan listrik khususnya yang berada di wilayah tiga Kecamatan Semendo, kami permintaan itu bukanlah wewenang kami, sebab PT PGE hanya menjual atau menyediakan pembangkit saja. Kalau urusan daya listrik itu sudah kewajiban pihak PLN,” terangnya.

Sementara itu, anggota DPRD Muara Enim Faizal Anwar berharap banyak akan kontribusi perusahaan dalam membangunan masyarakat dan turut andil meningkatkan tarap hidup ekonomi dan mensejahterakan rakyat.

 

“Kehadiran anggota DPRD bersama Bupati dan Wakil Bupati bersama Forum Komunikasi Daerah ini adalah salah satu bentuk dukungan kepada PGE sekaligus peran apa yang dihasilkan PGE juga bisa di nikmati masyarakat,“ ujarnya.