Festival Kopi Muara Enim Sediakan 5000 Gelas Kopi Gratis

Festival Nyeruput 5.000 cangkir kopi di Muara Enim.

PALUGADANEWS.com, MUARA ENIM — Jumat kemarin, para pecinta kopi dimanjakan ribuan kopi asli Muara Enim yang disajikan dalam Festival Muara Enim Nyeruput.

Selain festival kopi dengan ribuan cangkir kopi disajikan gratis oleh Pemerintah Daerah Muara Enim dalam rangkaianĀ Muara Enim Colorfull 2019 ini juga digelar festival kesenian tradisional Muara Enim pada Sabtu(19/10) dan funbike pada Minggu (20/10).

Baca Juga:

Ketiga kegiatan tersebut dipusatkan di Taman Tugu Adipura, Kota Muara Enim yang dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Muara Enim, UKM dan pelaku usaha kopi se-Sumsel.

Plh Bupati Muara Enim Juarsah dalam sambutannya mengajak masyarakat Muara Enim untuk mempromosikan salah satu produk komoditas andalan Kabupaten Muara Enim yakni kopi. Menurut Juarsah, di Kabupaten Muara Enim lebih dari 23.000 hektar kebun kopi berada di Semende dengan jumlah produksi mencapai 26 ribu ton per tahun.

“Hasil produksi kopi itu berasal dari perkebunan kopi milik petani dari 4 kecamatan yakni Kecamatan Tanjung Agung dan 3 kecamatan Semende yakni SDL, SDT dan SDU. Rata-rata produksi kebun kopi lebih dari 1 ton per hektarnya per tahun. Wajar bila kopi Semende terkenal sampai nasional dan mendunia,” ungkap Juarsah.

Kopi hasil produksi Semende, lanjut dia, telah menjadi komoditas produksi hasil andalan Muara Enim. Seiring perkembangan zaman, selain produk biji kopi, kopi juga memberikan peluang usaha lain terkait cita rasa, penyajian dan pemasarannya. Bahkan secara umur, kaum milenial sekarang sudah gemar minum kopi.

“Kopi bubuk merk Semende sudah dikenal baik nasional maupun internasional. Upaya kita adalah memperkenalkan lagi dalam upaya meningkatkan investor pengelola kopi sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Muara Enim,” terang dia.

Sementara itu, Plt Kadin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Muara Enim Isdrin mengatakan, Festival Nyeruput 5000 kopi adalah rangkaian Muara Enim Colourfull 2019.

Tujuan diadakannya festival ini selain memperkenalkan produk kopi sebagai produksi lokal, juga bentuk upaya meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal, domestik dan asing untuk berkunjung ke Muara Enim.

“Kita ingin mengenalkan kopi Muara Enim ke tingkat Provinsi Sumsel dan nasional dalam bentuk beberapa jenis lomba dan pameran.

Selain minum kopi 5000 cangkir gratis juga digelar lomba Barista Competition, Workshop & Coffee Talk, pameran Kopi Sumsel, lomba foto kopi dan lomba kemasan produk kopi. Sedangkan festival kesenian tradisional digelar lomba tari kreasi tradisional, lomba kompetisi videografi dan lomba fotografi,” kata dia.